37 Set teh dan teh kesayangan Anda? Tenanglah, keduanya tetap bersama kami—saya takkan membiarkan Anda terpisah darinya.
38 Kumohon, silakan duduk
39 Teh Anda, Tuan Putri. Semoga kehangatannya menenangkan pikiran Anda.
40 Aku sangat mengapresiasi inisiatifmu.
41 Anda akan selalu berada dalam perhatian saya.
42 Ini benar-benar menenangkanku.
43 Jika Anda berkenan, Tuan Putri. . . saya akan dengan senang hati mendengarkan. Sebab, bahkan kata yang tak terucap pun sering memberatkan hati.
44 Aku ingin pulang.
45 Negeri ini begitu melelahkan, sangat asing dan tidak ramah. Aku telah berjuang sekuat mungkin, tetapi dunia rasanya menyerangku dengan lebih dan lebih keras.
46 Itu bukan kelemahan, Tuan Putri. Anda adalah seorang Tuan Putri yang terhormat, seseorang yang wibawa dan ketangguhannya diakui oleh para rakyat. Namun, bahkan seorang keturunan bangawan pun, berhak untuk mendapatkan pelukan sambil menangis
47 Jangan takut, saya akan selalu berada di sisi Anda.
48 Aku selalu mengakui dan menghargai kesetiaanmu