Cuplikan Chapter ini
Jumat 20 Maret 2020 Hari akad di SlemanSayup-sayup terdengar iring-iringan tarhim kala fajar mulai merekah Namira baru saja selesai mandi dan telah bersiap-siap untuk sembahyang subuh Langkahnya agak tergesa sebab sang perias dan pelukis henna telah mondar-mandir menyiapkan segala tetek bengek terkait tata rias di ruang tengah rumahnya Ia sampai lupa membaca kunut1 Sehabis rukuk langsung meluncur turun menempelkan dahinya pada permukaan sajadah Lantas ditambalnya keluputan itu dengan