Cuplikan Chapter ini
Waktu tengah malam yang semestinya membuatku ngantuk lalu tidur lenyak tak berlaku kali ini Mataku bahkan susah memejam karena saking bahagianya telah mendapatkan satu yes dari juri utama Bagai diganjar sebuah golden buzzer yang menjadikanku bisa maju ke babak akhir Otakku benar-benar kebanjiran endorfin dan seyogianya aku perlu lebih banyak serotonin Usai berulang kali gagal melewati percobaan merem-melek dan buka-tutup selimut aku lekas bangkit dan memutuskan untuk menyalakan lapto