Cuplikan Chapter ini
BAB 38Disapu wajahnya dengan kedua telapak tangan yang baru selesai berdoa Ada harapan terbaik dari doa yang sudah dipanjatkannya Dia tidak lagi memaksa permintaan yang menurutnya baik Tidak lagi memaksakan seseorang yang dulu selalu ia sebut namanya di setiap bisikan lembutnya Tetapi dia menyerahkan semuanya pada penguasa alam semesta Menyerahkan alur hidupnya Membiarkan sang pencipta mengatur takdir yang harus ia jalani dengan ikhlasDilepas mukenanya Lalu dilipat sajadah dan disampi