Cuplikan Chapter ini
BAB 23Kuketuk pintu kamar pepanggan menggunakan ruas jari dari tangan yang kukepal dengan ketukan pelan Rama sempat mengintip dari lubang di pintu Lalu ia membisikkan sesuatu di telingaku Udah ngga pake apa-apa Kusikut cepat perutnya Dan kuletakkan jari telunjuk di bibirku Memberi kode padanya untuk diam Rama menutup mulutnya dengan tangan kiri untuk menahan tawanya Dia terus menggodaku Bahkan dia memperhatikan bagian depan celanaku Sambil berseloroh ia terus menunjuk-nunjuk ke ar