Cuplikan Chapter ini
Ruang perpustakaan menara Aetherion dipenuhi wajah-wajah tegang Obor menyala redup memantulkan bayangan mereka Anne duduk di kursi panjang dengan mata yang masih sembap Kael berdiri di depan meja besar Tangannya mengepalEryx ditawan teriak Kael menghantam meja dengan tinjunya Kita tidak bisa diam saja Kita harus menyerang sekarang jugaAnne mengelap wajahnya dengan saputangan Kael tenang dulu Kita harus pikirkan cara yang tepat Kalau kita gegabah kita bisa kehilangan semua