Cuplikan Chapter ini
Pagi itu lonceng kayu dipukul tiga kali Suaranya bergema di seluruh desa selatan memanggil warga untuk berkumpul di lapangan Rumah-rumah kayu perlahan kosong Anak-anak bersembunyi di balik punggung orang tua mereka sementara para tetua duduk di atas tanah menungguEryx berdiri di atas batu Anne di sisi kanannya sementara Kael di sisi kiri Lelaki tua yang kemarin menyambut mereka duduk di barisan terdepanWahai warga desa kata Eryx dengan suara lembut namun tegas aku datang buka