Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Satu kehidupan. Tujuh kesempatan. Dan setiap keinginan punya harga.
Nadira pernah percaya bahwa hidup akan berjalan baik selama ia berusaha menjadi anak yang baik, istri yang setia, dan perempuan yang bertanggung jawab. Namun, satu per satu, hidup merenggut hal-hal yang paling berharga baginya.
Ayah yang tak sempat ia selamatkan. Mimpi yang terpaksa ia kubur. Karier yang hancur oleh tuduhan yang tak pernah ia lakukan. Pernikahan yang berakhir dengan pengkhianatan. Hingga kebahagiaan yang bahkan belum sempat ia genggam erat.
Ketika penyesalan membuatnya berharap bisa mengulang hidup, seorang pria misterius bernama El datang menawarkan sesuatu yang mustahil: tujuh kesempatan untuk mengubah masa lalu.
Namun, kesempatan itu memiliki aturan. Nadira hanya boleh mengubah satu momen dalam setiap kesempatan. Ia tak bisa mengendalikan pilihan orang lain, apalagi membawa semua yang dicintainya ke kehidupan yang baru. Dan setiap keinginan yang terkabul akan menuntut harga yang tak pernah ia bayangkan.
Awalnya, Nadira mengira ia hanya perlu memperbaiki kesalahan demi mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Sampai ia menyadari bahwa mengubah masa lalu tak selalu berarti menghapus penderitaan. Terkadang, satu hal yang berhasil diselamatkan justru membuatnya kehilangan sesuatu yang lain.
Jika kau diberi kesempatan untuk memperbaiki semua yang kau sesali, seberapa jauh kau akan melangkah?
Dan ketika setiap kesempatan perlahan habis, mampukah kau menerima kenyataan bahwa tidak semua hal bisa diselamatkan—bahkan oleh seseorang yang telah diberi kesempatan kedua?