Cuplikan Chapter ini
Setelah berbulan-bulan menjadi pasien di rumah sakit saat keuangan keluargaku sudah sangat menipis bahkan kurang Aku mencoba meminjam uang ke beberapa kenalan bahkan keluarga dekatku tetapi sayangnya tidak ada yang bisa membantuku Harapan yang perlahan memudar itu terasa lebih menyesakkan daripada aroma obat-obatan yang setiap hari kuhirup Aku berdiri di koridor rumah sakit yang dingin menatap layar ponsel yang sepi dari balasan pesan pinjaman sementara di kantong gamisku hanya t