Cuplikan Chapter ini
Yang Datang Bukan DiaYo aku tunggu jangan lama-lama Mar Aku sudah lapar soalnya suara Kikan terdengar ceria lewat teleponSiap kanjeng ayu jawab Damar singkat lalu mematikan sambunganSudah beberapa waktu mereka jarang bertemu karena kesibukan kuliah Ajakan makan malam dari Damar membuat Kikan tak bisa menyembunyikan senyumnya Ia memang merindukan kebersamaan sederhana itubercanda tanpa arah tertawa tanpa bebanNamun entah mengapa kali ini ada sesuatu yang berbeda Perasaan