Cuplikan Chapter ini
Gelang HarapanLampu-lampu warna-warni berpendar di udara berpadu dengan suara riuh pengunjung yang memenuhi pasar malam Wangi manisan kapas dan jagung bakar menguar di antara tenda-tenda permainanDi tengah keramaian itu Kikan berdiri dengan tangan bersedekap menatap seorang pemuda yang masih sibuk di depan stand permainanMar pulang yuk Sudah hampir jam 11 nih ajaknya dengan sedikit berteriak agar suaranya terdengarDamar menoleh dengan ekspresi antusias matanya berbinar penuh sema