Cuplikan Chapter ini
Tiga hari setelah telepon yang berakhir tanpa kesepakatan itu ponsel Tina berbunyi lagibukan panggilan biasa tapi video call sesuatu yang jarang sekali dilakukan Ibu Tina menjawab dengan perasaan was-was dan begitu layar terbuka ia melihat bukan hanya wajah Ibu tapi juga Bude Sri di sampingnya keduanya duduk berdempetan di ruang tamu rumah seolah sudah menyiapkan semacam sidang kecilTina suara Ibu terdengar berat sengaja dibuat sedih Ibu udah cerita ke Bude soal kamu yang n