Cuplikan Chapter ini
BAB 22Perempuan yang Tidak Pernah MenjawabAmara berdiri di ambang pintu Studio BDi belakangnya koridor lantai dua kosong Di depannya Elian masih berdiri dekat meja audioJelaskan kata AmaraElian tidak bergerak mendekatIbu menunggu program Anda setiap KamisProgramku belum ada ketika dia meninggalBenarJangan mulai bikin teka-teki lagiSaya tidak sedang membangun teka-tekiElian mengambil perekam tua dari meja lalu meletakkannya dekat pengeras suaraSetelah tiga malam Anda