Cuplikan Chapter ini
Jarum jam kuno di lorong utama berdenting pelan menandakan pukul dua dini hari Kegelapan sudah sepenuhnya menelan The Gilded Aviary mengubah rumah megah itu jadi labirin bayangan yang membeku Di kamarnya Julian Vance berdiri di depan pintu kayu ek yang tebal menempelkan telinga untuk mendeteksi setiap getaran suara Pipi kirinya masih terasa panas dan berdenyut ngilu akibat tamparan Eleanor tadi pagi meninggalkan memar kebiruan yang kontras dengan kulit pucatnya Memar itu bukan sekada