Cuplikan Chapter ini
Setiap sudut The Gilded Aviary pada malam hari seolah berubah jadi laboratorium psikologis tempat ketakutan dipelihara dan dibiarkan membesar Setelah konfrontasi di ruang kerja Alaricancaman lobotomi dan pengasingan ke fasilitas forensik masih menggantung di kepalanyaJulian menghabiskan sisa harinya terkunci di kamar Ia menatap langit-langit berukir dengan indra yang terasah tajam mendengarkan setiap derit papan lantai di luar pintu dan setiap perubahan suara angin di balik kaca jendela