Cuplikan Chapter ini
Peri berukuran kecil itu terus melaju menelusuri lorong sempit tersebut semakin lama ia melesat terbang lebih cepat tatkala dinding-dinding lorong mengatup seolah-olah seperti mengejar Luna Jika terlambat ia akan tewas terjepitPerjalanannya semakin mengerikan ucap Luna dengan napas yang agak tersenggal-senggal Terbang dengan kecepatan tinggi membuatnya cukup lelahSetelah agak lama akhirnya di ujung sana terdapat sinar cahaya yang cukup terangAkhirnya jalan keluar Luna berse