Cuplikan Chapter ini
Seorang pemuda bernama Fathur hendak berjalan menuju ketiga makhluk yang terdampar itu dengan perlahan Akan tetapi Luna belum sepenuhnya percaya dan menodongkan tongkat sihir milik Wolja yang masih digenggamnyaTe-tenang tenang Aku tidak akan melukai kalian aku janji kata Fathur menghentikan langkah dan mengangkat kedua telapak tangannya sedadaBeberapa kawan Fathur yang masih berada di belakangnya juga ikut terdiam mengikuti apa yang ia lakukan Cukup lama mereka berada di situa