Cuplikan Chapter ini
Aku teringat kembali perkataan tetanggaku beberapa waktu lalu membuatku merasa gagal Aku mengepalkan tangan marah pada diri sendiriSering-sering diajak ngomong Lis Lama-lama nanti Ali bisa ngomong Jangan diam aja kamu tuh di rumah katanyaBenar juga Aku memang tak pernah mengajak Ali bicara Anak itu hanya kuberi ponsel atau kubiarkan menonton televisi biar tenang Sebab aku terlalu sibuk dengan perasaan dan sakit hatiku sehingga aku lalaiAku pun tak tahu bagaimana caranya berbic