Cuplikan Chapter ini
Aku yakin kalo kamu pasti bisa jadi Om yang baikJangan terlalu yakin potong Nakula cepatNavi langsung terdiam Padahal posisi tangannya masih berada di pundak NakulaM-maksudku aku masih berusaha menerima semua ini lanjut Nakula yang baru menyadari kalau ucapannya tadi Pria itu masih belum benar-benar fokus sejak kemarin tapi hari ini dia tetap ikut ke bandara untuk mengantar Navi dan keluarganyaNavi mengangguk pelan memijat pelan pundak Nakula Kalo gitu kami pergi dan