Cuplikan Chapter ini
Ryan kakak mohon bertahan SayangAdila duduk di kursi panjang yang ada di luar koridor dekat ruang UGD Kedua tangan bertumpu di atas paha sambil menutupi wajahnya Perempuan itu benar-benar khawatir Dia mengangkat wajahnya pelan lalu menggenggam kedua tangannya erat Sisa air mata terlihat jelas di wajahnyaAdila tampak sangat takut bingung cemas panik Nakula bisa melihat ituYa Nakula masih ada di sana Tentu saja dia masih ada di sana karena bagaimanapun Ryan adalah murid N