Cuplikan Chapter ini
Pada malam pertama setelah pemakaman rumah Talika dipenuhi makananNasi kotak bertumpuk di meja makan Ada tiga panci sup dua wadah ayam goreng roti buah air mineral teh kopi dan makanan ringan yang dibawa orang-orang tanpa saling berkoordinasiTidak ada seorang pun yang benar-benar makanPara tamu datang bergantian Mereka duduk berdoa berbicara tentang Nenek lalu pamit sambil mengingatkan Talika agar menjaga kesehatanRaganta mengatur semuanya tanpa terlihat sedang mengaturIa me