Cuplikan Chapter ini
Hari Sabtu yang biasanya aku habiskan bersama Maya di toko buku atau sekadar berburu street food kini berubah total Sesuai saran Tegar kemarin aku mengurung diri di kamar Tablet grafis itu menyala di depanku namun layar putihnya masih kosong Aku kehilangan fokusSetiap tiga puluh menit ponselku bergetar Bukan pesan singkat tapi panggilan videoLagi gambar apa Sayang suara Tegar terdengar dari balik layar Ia tampak sedang berada di lapangan basket keringat membasahi wajahnyaBaru