Cuplikan Chapter ini
Pada kamis pukul sembilan pagi gerimis turun turun perlahan seperti embun yang tahu caranya menyentuh bumi tanpa membuatnya terbangun Hari itu tujuh belas Maret seribu sembilan ratus delapan puluh empat kota London berubah menjadi kanvas hijau syal-syal wol di leher para pejalan pita kecil di rambut anak-anak hingga bangunan bata yang disinari cahaya neon berwarna zamrud Angin London membawa aroma bir yang dituang pagi-pagi tak pernah terlihat semeriah ini bagiku Pagi itu Uxbridge m