Cuplikan Chapter ini
Sekar belajar tengkurap di bulan ketiga dan Rama yang pertama melihatnya Setelah makan malam dan Dewi masih membereskan meja makan Rama bersila di lantai memandangi putrinya yang ngos-ngosan dengan kepala yang belum sepenuhnya tegak dan Rama tertawa sendiri Baru beranjak setelah Sekar kelelahan dan mulai menangis Digendongnya Sekar dengan gemas pipinya yang bulat ia cium berkali-kali Tawanya menggema di ruang keluarga dekat ruang makanBuku catatan kerja yang lama sudah ia ganti de