Cuplikan Chapter ini
Pada minggu kedua Messis halaman Rumah Dagang Marcellus tidak pernah benar-benar sepiSejak pagi buta suara roda kayu sudah terdengar di jalan batu depan gudang Gerobak datang satu per satu membawa bau ladang laut dan hutan yang bercampur menjadi satu aroma khas Fontia yang hanya dimengerti oleh mereka yang hidup dari perdaganganDi dalam halaman orang-orang bergerak seperti arus yang tidak pernah berhenti Karung gandum diturunkan peti kayu diseret dan suara teriakan angka terdengar