Cuplikan Chapter ini
Bunyi alarm monitor yang sempat mereda kini digantikan oleh derap langkah tergesa-gesa suster jaga yang membawa map dokumen tebal bermaterai medis Gilang langsung menyambar lembar cetak grafik berwarna kuning redup itu sementara Lusi Putri merapat di sisi meja konter penanganan untuk ikut mencermati data yang baru saja keluar dari laboratorium pusat Dokter Gilang Mbak Lusi hasil penanda tumor dan uji enzim eksokrin pankreas milik pasien Raditya menunjukkan angka yang sangat tidak biasa