Cuplikan Chapter ini
Pagi datang perlahan dan Ben terbangun lebih dulu oleh cahaya matahari yang menyelinap lewat kaca jendela Cahaya itu jatuh tipis ke lantai seperti tangan yang pelan-pelan membangunkan seseorang dari tidur yang terlalu dalam Yossi Bennayoun bangkit dengan langkah setengah sadar lalu merangkak menuju kamar mandi Ia mencuci muka menggosok gigi dan membiarkan air dingin menyadarkan pikirannya yang masih berkabut Setelah itu ia berjalan ke dapur kecil dan memanaskan air untuk membuat kopi