Cuplikan Chapter ini
Kabut tipis khas Bogor turun dari arah puncak menyelimuti tajuk-tajuk pohon pinus di kawasan hutan penelitian yang sejuk Revo berjalan sendirian langkah kakinya sesekali menginjak ranting kering yang berderak di kesunyian hutan Pikirannya masih melayang pada percakapan dengan om Bara tadi Kata trauma yang diucapkan Bara kini terasa lebih berat bagi Revo Ia mulai merangkai kepingan-kepingan rahasia keluarga yang selama ini samar Ia tahu tentang Ki Slamet yang dendamnya turun-temurun s