Cuplikan Chapter ini
Setelah gagal menggunakan kematian Haryo Subroto kini ia memanipulasi hukum fisika mekanika klasik di jalan raya sebagai upaya mengacaukan emosi Bara Ia mencoba menciptakan ilusi bahwa Bara adalah pembawa sial atau penulis maut yang setiap ketukan jemarinya memakan korban jiwa di dunia nyata Atau Bara malah bercerita bahwa dirinya peramal masa depan yang jituSecara teologis Bara pun memotong bisikan destruktif tersebut dengan mengutip Surah At-Taubah ayat 51 di dalam batinnya Kataka