Cuplikan Chapter ini
Ryan tersenyum jemari tangan Tante Dewi memang ia genggam tapi bukan menjabatnya Ryan menggenggam erat jemari tangannya lalu Tante Dewi otomatis duduk begitu rapat dengannya Ryan merasa tersentuh akan ketulusan permohonan maaf dari Tantenya itu malahan kini ia merasa kasihan melihat kenyataan pahit yang dialami Tante Dewi dengan penuh kelembutan Ryan pun mengusap air mata wanita yang kini duduk rapat disampingnyaSudahlah Tante jangan menangis lagi Nggak ada yang perlu dimaafkan ba