Cuplikan Chapter ini
Hujan yang dalam beberapa hari ini selalu mengguyur desa tempat Ryan dilahirkan membuat Pak Ardi Ayahnya Ryan terlihat murung karena sudah beberapa hari ini tidak bisa melakukan pekerjaan rutinnya menyadap karet setelah kedua putranya yang merupakan adik Ryan itu berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki memakai payung Bu Hesti menghampiri Pak Ardi yang duduk di ruang depan sambil membawa secangkir kopi hangatAda apa Pak Sepertinya Bapak melamun sapa Bu HestiSudah beberapa hari i