Terima kasih sudah menemani makan siang Aruna di Bab 2 ini. Terkadang, validasi dari orang asing terasa lebih menenangkan daripada pengabaian dari orang yang paling kita sayang, bukan?
Bagaimana kesan kalian tentang Mas Arka? Apakah dia hanya sekadar rekan kerja yang bijak, atau justru awal dari kerumitan baru bagi Aruna?
Jangan lupa klik Ikuti/Follow agar tidak ketinggalan kelanjutan kisah Aruna di bab-bab selanjutnya. Dukungan kalian adalah energi bagi saya untuk terus menulis.
Sampai jumpa di hari Minggu depan!
Salam hangat,
La_alma