Cuplikan Chapter ini
Judul Surat Untuk Kadubana Penulis Rana Kurniawan Sore itu langit Kadubana berwarna keemasanMatahari pelan-pelan tenggelam di balik bukit kecil sementara suara adzan magrib menggema dari surau dekat pasarAngin berhembus lembut membawa aroma tanah dan laut mengisi udara dengan rasa tenang yang sulit dijelaskanDi rumah Rita semua berkumpul Di atas meja kayu ada kertas pena dan secangkir teh melati hangatRita tersenyum sambil berkatagt Aku punya ide Kita tulis surat tapi bu