Cuplikan Chapter ini
Judul Ika dan Rahasia SantiPenulis Rana Kurniawan Siang di Kadubana terasa malas Matahari menggantung di atas atap seng pasar panasnya seperti membakar kulit Santi duduk di bangku kayu di belakang gerobak menyeka keringat dengan ujung kerudungDi depannya Ika sibuk menggulung kabel lampu untuk pasar malam nantigt Santii kenapa senyum-senyum sendiri tanya Ika dengan nada menggodaNggak apa-apa jawab Santi cepat pura-pura sibuk menggoreng tahu isiAh bohong Senyummu tuh k