Cuplikan Chapter ini
Kamu tidak perlu khawatir jawab Kinara lantas beranjak pergi Ia tidak ingin Surya menginterogasinya Langkah Kirana terhenti rumah yang begitu megah ini selalu punya tempat untuknya menyendiri Kirana menyepi di kursi dekat lampu paling ujung dari deretan lampu-lampu yang menghias jalan masuk ke pintu utama rumah Kirana bersandar lelah berkali-kali ia menyesali perbuatan ceroboh DevanAnak itu kenapa tidak bisa diatur saat beginiSurya masuk ke ruang kerja di rumahnya Pekerjaan jad