Cuplikan Chapter ini
Nafin membuka mata perlahan langit-langit yang menyapa pertama kali membuatnya merasa lega Akhirnya ia masih bangun di kamar vila milik Devan Laki-laki itu kini duduk tertidur di sisi Nafin Devan masih menggenggam sebelah tangannya Nafin tersenyum sendu Entah apa yang terjadi jika Devan terlambat menyusulnya semalam Pelayan masuk hendak memeriksa keadaannya Wanita yang sedikit lebih tua darinya itu tampak khawatir dan merasa bersalah lalu buru-buru mendekatNona bagaimana keadaa