Cuplikan Chapter ini
Aku berdiri cukup lama dibalik pintu cokelat tua yang sebagian warnanya sudah sedikit mengelupas itu Kutatap layar ponselku berkali-kali Hanya pesan singkat dengan nomor yang sangat asing Sayangnya itu terlalu berlebihan untuk sebuah salam Menurutku bukan hanya sekadar sapaan biasaAku tidak mengenali pengirimnya Namun aster putih iniaku mengenalnya dengan sangat baikKelopaknya masih tampak segar Ada beberapa tetesan air yang menempel disana Terlihat seperti embun Aku bertanya-t