Cuplikan Chapter ini
Nurul termangu di depan rumah Zubaydah yang besar Dia baru sadar inabalak kakak kandung ibunya punya rumah sebesar dan semegah itu Penampakannya amat bertolak belakang dengan rumah keluarganya yang reotAyo masuk teriak Zubaydah seperti membentak Nurul Gadis itu kaget cepat bergegas melangkah Dia baru tahu pula Zubaydah bisa membentak segalak ini Nurul yang polos masih mengira bahwa inabalak sebagai saudara pasti akan memperlakukan dirinya dengan baikNurul terpaksa hidup bersama Z