Cuplikan Chapter ini
BAB 22TUJUH MENIT UNTUK NARAPak Damar membuka pintu dengan kunci dari luarIa tidak datang sendirian Dua petugas keamanan berdiri di belakangnya tetapi ia menyuruh mereka menunggu di lorong Setelah masuk ia mengunci pintu kembali dan memasukkan kuncinya ke sakuPandangannya menyapu kaset daftar sebelas nama lalu tulisan Surya Wicaksana yang masih basahSerahkan semuanyaBu Ratih berdiri di depan meja Tidak kali iniDokumen itu milik yayasanNama-nama itu bukan milik yayasanWaj