Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Tangis Hujan
1
Suka
2,339
Dibaca

[Pertemuan pertama : 4 Januari 2016]

Tetes air yang berjatuhan dari langit belum juga berhenti. Awan kelabu masih bergelayut manja di angkasa. Tanda bahwa hujan tidak akan pergi dengan segera. Pemuda itu merapatkan jaketnya guna menghalau dingin. Seharusnya dia sudah sampai rumah jika bukan karena tugas sialan yang harus segera diselesaikan. Pulangnya jadi terlambat. Lalu kini, terjebaklah dia di emperan toko karena hujan. Untung saja tokonya tutup.

Waktu terus berjalan, rasa bosan berdatangan, belum lagi kenangan yang muncul ke permukaan. Matanya terpejam kala hela napas panjang berembus dari hidung. Dia mencoba menetralisir segala rasa benci yang mulai melingkupi hati, memori-memori menyakitkan datang bertubi, menyiksanya tanpa henti.

Suara decit rem juga tubrukan antara benda keras kini menggema dalam pikirannya. Lelaki muda itu memukul-mukul kepala sendiri dengan tangan. Berusaha sadar dan lepas dari jerat ingatan yang begitu menyakitkan.

Cepat-cepat dia mengambil ponsel di saku celana bagian kanan dan earphone dari saku lainnya. Disetelnya musik mengentak dengan volume yang tinggi. Setidaknya bising di kepala sirna meski bayarannya adalah sakit telinga.

"Suka hujan?"

Tepukan pada pundaknya mengalihkan atensi. Menoleh, yang didapati adalah seorang gadis dengan sebagian wajah tertutup rambut panjang nan basah. Pemuda itu tersentak, kaget, ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp4.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Tangis Hujan
Arsya
Cerpen
Kos Pepaya
Tiara Dzawata Afnani
Cerpen
Bronze
Mat Tabik
Bonari Nabonenar
Cerpen
Bronze
Empiris Dihadapan Sang Raja Fana
Iman Ali Janovit
Cerpen
Foto Terakhir Ayah
zain zuha
Cerpen
Kuburan Di Bawah Gedung Megah
Desto Prastowo
Cerpen
CAPIBARA
Santi Nurhaeni
Cerpen
Bronze
LUH
Soerja HR Hezra
Cerpen
Bronze
KEPALA IKAN
Rara3
Cerpen
Calla Lily
Reni Haerani Supriadi
Cerpen
Bronze
Persimpangan di Stasiun Kereta
AnotherDmension
Cerpen
Bronze
Sakit Kiriman
Intan Andaru
Cerpen
Bronze
Warung Alina
Titin Widyawati
Cerpen
Waktu yang Hilang
Desto Prastowo
Cerpen
Pada Akhirnya Kita Sendirian
Esde Em
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Tangis Hujan
Arsya
Novel
Bitterness
Arsya