Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Tangis Hujan
1
Suka
4,302
Dibaca

[Pertemuan pertama : 4 Januari 2016]

Tetes air yang berjatuhan dari langit belum juga berhenti. Awan kelabu masih bergelayut manja di angkasa. Tanda bahwa hujan tidak akan pergi dengan segera. Pemuda itu merapatkan jaketnya guna menghalau dingin. Seharusnya dia sudah sampai rumah jika bukan karena tugas sialan yang harus segera diselesaikan. Pulangnya jadi terlambat. Lalu kini, terjebaklah dia di emperan toko karena hujan. Untung saja tokonya tutup.

Waktu terus berjalan, rasa bosan berdatangan, belum lagi kenangan yang muncul ke permukaan. Matanya terpejam kala hela napas panjang berembus dari hidung. Dia mencoba menetralisir segala rasa benci yang mulai melingkupi hati, memori-memori menyakitkan datang bertubi, menyiksanya tanpa henti.

Suara decit rem juga tubrukan antara benda keras kini menggema dalam pikirannya. Lelaki muda itu memukul-mukul kepala sendiri dengan tangan. Berusaha sadar dan lepas dari jerat ingatan yang begitu menyakitkan.

Cepat-cepat dia mengambil ponsel di saku celana bagian kanan dan earphone dari saku lainnya. Disetelnya musik mengentak dengan volume yang tinggi. Setidaknya bising di kepala sirna meski bayarannya adalah sakit telinga.

"Suka hujan?"

Tepukan pada pundaknya mengalihkan atensi. Menoleh, yang didapati adalah seorang gadis dengan sebagian wajah tertutup rambut panjang nan basah. Pemuda itu tersentak, kaget, ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp4.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Mata Cekung Mbah Kukung
Nabil Jawad
Cerpen
Bronze
Tangis Hujan
Arsya
Cerpen
Yang Penting Bisa Hidup
Yovinus
Cerpen
Oh, Nani, Mastrubasi
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Baskara Sialan: Menanam Benih, Lupa Memanen
Ririna Rew
Cerpen
Bronze
Matahari Kembar di Langit Bruistagi
Sri Wintala Achmad
Cerpen
Sembilan Bajingan
Muhammad Sapril
Cerpen
Percakapan yang Tak Direncanakan
Nursan
Cerpen
Harapan
Cassandra Reina
Cerpen
Bronze
06 Sang Pengamat
Bima Kagumi
Cerpen
Sebuah Pekerjaan
Faristama Aldrich
Cerpen
Pengantar Maut
zain zuha
Cerpen
Bronze
Patok Merah
Fajar Muharram
Cerpen
Bronze
Dibalik Jendela Rana
Eddy Cahyo Tutuko
Cerpen
My Annoying Boss
Rein Senja
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Tangis Hujan
Arsya
Novel
Bitterness
Arsya