Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Sekar Kumbara
2
Suka
956
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Cinta tak bermata, tapi gemulai seni ketoprak berpenglihatan tajam. Rona dramanya mampu menjodohkan, walau jodoh itu hanya sebatas waktu terperi. Menghindar bukan jalan mulus, namun kebudayaan adalah hal abadi tanpa cacat. Jodoh boleh pupus, tapi seni tak kan pernah hangus.

Alunan gamelan nan syahdu memulai gelaran seni Ketoprak malam itu. Dalam Joglo tak berdinding apalagi bersekat yang tak juga dipenuhi penonton. Sepi. Separuh kursi kosong melompong. Saat angin enggan berhembus, saat itu pula bulan tak ranum. Walau hanya satu-satu bintang menghias langit diatasnya, pagelaran tetap berjalan.

Memang, pentas drama tradisional Jawa dianggap tontonan membosankan, walau pelaku seninya tak lelah berinovasi. Gamelan yang telah termodernkan dengan paduan drum dan harpa, mulai memukau segelin...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1,000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Tidak ada komentar
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Sekar Kumbara
Arroyyan Dwi Andini
Novel
Bukan Rumah untuk Pulang
Naa Ruby
Novel
Bronze
Unexpected Encounter
Lalita Tandayu
Flash
Cerita Si Ucok
Nurmala Manurung
Novel
MALKA
Efyna
Novel
Gold
Hotelicious
Bentang Pustaka
Novel
Kue Lumpur Kayu Manis dan Rancang Bangun
Foggy F F
Flash
BAPAK
Isnani Q
Novel
Aku Tidak Sedang Menulis Cerita Ini Saat Ia Tertembak Kepalanya
Restu Ashari Putra
Novel
Kilatan Api di Langit Biru
Hargo Trapsilo
Flash
Bronze
Tiket Mahal Say!
Emma Kulzum
Cerpen
Stranger's Jacket
Feryan Christ Jonathan
Novel
Bronze
Yang Hilang Takkan Kembali
Chendy Afra Ghinna
Novel
Bronze
Akhi-akhi Kosan Sebelah
Meilia Ningrum
Flash
Rou dan Pipin di Ujung Hari
Inggita Hardaningtyas
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Sekar Kumbara
Arroyyan Dwi Andini
Novel
Bronze
Mawar Hitam Di Tepi Jurang
Arroyyan Dwi Andini
Novel
Bronze
Korupsi Dalam Puisi Sepotong Roti
Arroyyan Dwi Andini