Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Memulung Murung
11
Suka
9,411
Dibaca

Kemiskinan memang jahanam. Dia akan terus mencengkram. Kuku-kukunya membenam dalam. Hingga sakit tak lagi sakit, kebas. Sampai sedih tak lagi sendu, biasa.

Sukar. Demikian nama lelaki yang berumur belum empat puluh tetapi bertampang serenta enam puluh. Seperti ia biasa dipanggil, begitupulalah hidupnya. Berisi kesukaran senantiasa.

Segala yang menempel di tubuhnya adalah bekas. Semua yang masuk ke dalam tubuhnya adalah sisa, kadang basi. Semua.. semua kecuali si mbok. Cuma si mbok yang matanya selalu sendu, yang kupingnya rapat tak bersubang, yang tubuhnya telanjang tanpa kalung dan gelang, pun cincin....

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Memulung Murung
hidayatullah
Cerpen
Work for Home
Khairunnisa
Cerpen
Jalan yang Bercabang
Aralya Seraquin
Cerpen
Bronze
Kertas Balas Kertas
Omius
Cerpen
Opini Abnormal
Nazila
Cerpen
Orang-Orang Pojok
Aniq Munfiqoh
Cerpen
Jawaban Tuhan
spacekantor
Cerpen
Bronze
Mendekap Surga
Trippleju
Cerpen
UITDF
Hary Silvia
Cerpen
Di Penghujung Hari
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Bronze
Adik Lahir, Mama Berpulang
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Masakan Ibu
Noveria
Cerpen
DUDUK DAN TUNGGU
Magnific Studio
Cerpen
Neraca Dunia
hyu
Cerpen
Bronze
My Weird Online Friend
Rosa L.
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Memulung Murung
hidayatullah
Cerpen
Bronze
Bos 100 Dolar
hidayatullah
Flash
Bronze
Antagonis Menggugat
hidayatullah
Cerpen
Bronze
Selebritas RT Sebelas
hidayatullah
Novel
Si Oyen
hidayatullah
Cerpen
Bronze
Auditor dari Akhirat
hidayatullah
Skrip Film
Pesugihan Putih
hidayatullah
Skrip Film
Tutorial Patah Hati
hidayatullah
Cerpen
Bronze
Saksi Siksa Siska
hidayatullah
Flash
Bronze
Tokek
hidayatullah
Novel
Bronze
Catatan Harian Para Pembohong
hidayatullah
Novel
Sajadah di Pagar Rumah
hidayatullah