Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
1
Suka
10,625
Dibaca

LELAKI BERMATA TEDUH

PART-2

By: Munkhayati

 

Harusnya barusan mandi pagi badan sehat seger, tapi ini malah terasa pegel-pegel lungkrah, loyo.  Mungkin bener kata ibu aku harus segera ke tukang urut barangkali saja ada otot yang geser posisinya atau tegang, terus menjadi penyebab setelah kemarin nyungsep di jalan Kampung Opak. Untung matic masih bisa diajak kompromi mengantarku hingga ke sekolah, telat sih, dan mesti laporan ke Guru Piket, biasalah diinterogasi mungkin tampangku pembohong yang mengada-ada alasan, Lihat dong  jari-jari tanganku yang terluka, ini fakta ....euy! Lecet-lecetnya sampai sekarang belum mengering masih memerah oleh betadin. Butuh waktu untuk regenerasi jaringan epidermis yang terkoyak rusak oleh benda keras. Stang mot...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Buruk Cermin Muka Dibelah
hyu
Cerpen
Bronze
Malampuan
Heren setun
Cerpen
Sore Itu Di Depan Gang Kecil
hadi wiyono
Cerpen
Buntu
Albadriyya_haw
Cerpen
Ban Kempes
Awal Try Surya
Cerpen
Genggam Tangan
Hans Wysiwyg
Cerpen
Dawai Penuh Cinta
Arisyifa Siregar
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh (Tamat)
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mendung Masih Bergelayut
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Hati Seorang Sahabat
Munkhayati
Cerpen
Terbakar tapi tak hangus
ciesa mulyaningsih bahari
Cerpen
Bronze
Sipanggaron
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Kerja, Kerja, Dikerjain
spacekantor
Cerpen
KARTU TAKDIR
Yumkiii
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh (Tamat)
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mendung Masih Bergelayut
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Hati Seorang Sahabat
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Di Antara Dua Perempuan
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mengantar Kondangan
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Salahkah Rinduku
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rencana Lain
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-5
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-7
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Secarik Kertas dengan Selarik Kalimat
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Warisan yang Terlupa
Munkhayati