Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Warisan yang Terlupa
0
Suka
16,330
Dibaca

Supono duduk di teras rumah yang baru selesai direnovasi. Angin sore dari arah timur mengibaskan ujung sarungnya. Di depannya, terbentang sawah hijau kekuningan siap panen. Langit di atas desa itu cerah, secerah nasib yang ia perjuangkan seumur hidupnya.

 

Tak pernah Supono bayangkan akan bisa pulang kembali ke kampung dengan kepala tegak. Ia, hanya anak tukang sapu pasar yang dulu sekolah dengan seragam tambal sulam, kini pensiunan pegawai negeri yang cukup disegani. Semua itu bukan sulap, tapi hasil dari belajar tanpa lelah, bekerja tanpa henti, dan berdoa dengan tulus hati.

 

Berpuluh tahun Supono menapaki jenjang...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Warisan yang Terlupa
Munkhayati
Novel
Broken Parts
Maria Eveline
Novel
Bronze
Anak-anak Surya : kisah anak bangsawan dan nostalgia 90an
Alwinn
Novel
Bronze
Kasih Dalam Kisah
Rifah Khodijah
Novel
Bronze
Namaku Susan
Johanes Gurning
Novel
Unmeasured Bread
zeytanzil
Flash
Segelas Tehku
Singkat Cerita
Cerpen
KAPSUL WAKTU
Rudie Chakil
Cerpen
Bronze
Two friends (Dua Sahabat)
Nisa
Novel
SIRIUS : Jadilah Bintang Paling Terang
Tira Riani
Novel
Rania & Renjana
katalinial
Novel
Gold
Setrum Warsito
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Perayaan Cinta
gilang arum puspita
Skrip Film
Pengacara Hana
Mahdania
Flash
Bunda Terbang
Dania Oryzana
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Warisan yang Terlupa
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh (Tamat)
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mendung Masih Bergelayut
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rencana Lain
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-7
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Salahkah Rinduku
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mengantar Kondangan
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-4
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Hati Seorang Sahabat
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Secarik Kertas dengan Selarik Kalimat
Munkhayati