Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Kepak Sayap Gurindam
0
Suka
4,284
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

“Barang siapa tiada memegang agama,

sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

Barang siapa mengenal yang empat,

maka ia itulah orang yang ma'rifat.

Barang siapa mengenal Allah,

suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

Barang siapa mengenal diri,

maka telah mengenal akan Tuhan yang bahri.

Barang siapa mengenal dunia,

tahulah ia barang yang teperdaya.

Barang siapa mengenal akhirat,

tahulah ia dunia mudarat.”¹

Ah, gurindam dua belas pasal satu. Siti hapal betul baitnya yang syahdu.

Siti tahu, terkait itu, ia sepatutnya berbangga hati kepada Safi’i–abangnya seibu-sebapak yang cuma tinggal sebiji, yang sebetulnya pun amat ia kasihi–lantaran kegigihannya melestarikan gurindam dua belas cipt...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Kepak Sayap Gurindam
Supriyatin Yuningsih
Cerpen
Bronze
SECRET, The Silent World
Brilijae(⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧
Cerpen
Bronze
Kertas Balas Kertas
Omius
Cerpen
Bronze
Selimut Tidak Pernah Kering
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Sore Hari Setelah Ibu Tiada
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Masakan Ibu
Noveria
Cerpen
Bronze
Demi Mama Aku Akan Sukses
afandiya
Cerpen
Mekarnya Mahkota Anggrek Larat
Angelica Eleyda Hitjahubessy
Cerpen
Bronze
Sepasang Mata Bola di Kereta
Jalvanica
Cerpen
Senja di Langit Lahewa
Shinta Puspita Sari
Cerpen
Bronze
Sepakbola dan Mimpi
Nur Fathimah Az Zahra Ihsana
Cerpen
Anak Asrama Gokil
Sky Melankolia
Cerpen
Off The Record
Nazila
Cerpen
Bronze
Mawar Putih dan Pria Tanpa Kata
Saifoel Hakim
Cerpen
Melepas Kala
Nurul faizah
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kepak Sayap Gurindam
Supriyatin Yuningsih
Cerpen
Bronze
Puisi yang Menggantung di Tiang Kasau
Supriyatin Yuningsih
Cerpen
Bronze
Bujang Gulali: Sahabat Sayang, Sahabat Malang
Supriyatin Yuningsih