Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
0
Suka
20,348
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Hawa. Sebenarnya namanya indah, diambil dari (konon) nama perempuan pertama yang ada di bumi. Yang konon lahir dari tulang rusuk Adam. Laki-laki pertama yang ada di bumi. Tapi Hawa menyesali namanya. Hawa bahkan menyesali dia dilahirkan sebagai perempuan, apalagi dinamakan Hawa. Dia merasa lemah sekali punya vagina, ditambah namanya yang buat dia semakin lemah. 

Hawa membenci perempuan, makhluk yang sudah ditakdirkan lemah tak berdaya. Itu tandanya dia benci dirinya sendiri, sebagai seorang perempuan, apalagi dia bernama Hawa. ‘Sialan!’ pikirnya. ‘Jika aku bisa memilih, aku ingin dilahirkan sebagai laki-laki. Tapi sebagai laki-laki pun aku akan tetap membenci perempuan.’

Pikiran-pikiran Hawa tidak ti...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
About my life
Sweet girl
Novel
Blue World
StiMa
Novel
DUNIA TIPU-TIPU
ARINDA NOVALITA
Skrip Film
Single Mom To Be
Yennie Soekanta
Cerpen
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
Aneidda
Novel
Bronze
HALF MOON
Cahya Sinda
Novel
Sewindu Nirwana
Popromca
Skrip Film
SATIRE
Astri Anggraeni
Skrip Film
Izinkan Hatimu Tertautkan Cintaku
Muhammad Ismail
Skrip Film
PEMERAN PENGGANTI
Eko Hartono
Skrip Film
Jomblo Dari Lahir
Wina Anggraeni
Skrip Film
Imperfect Family
Rosiana Quraisin
Novel
Enigmatic Soul
Nanas-imnida
Skrip Film
KOMPLEKSITAS
Albert Stefanus
Flash
Bronze
Harapan
ani__sie
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
Aneidda
Skrip Film
Malam Mencari Pagi
Aneidda
Cerpen
Titik dan Koma
Aneidda
Flash
Aku Menulis Tentang Kau
Aneidda
Skrip Film
Jalan ke Awal
Aneidda
Cerpen
Bronze
Malam-Malam Wadam
Aneidda
Cerpen
Bronze
Membunuh Benci
Aneidda
Flash
Kerinduan
Aneidda
Cerpen
Jatuh
Aneidda
Flash
Retori Ironi Cinta
Aneidda
Cerpen
Jakarta, Baru-Baru Ini
Aneidda
Cerpen
Bronze
Pelangi Satu Menit
Aneidda
Flash
Cafe
Aneidda
Flash
Mengapa Aku Sering Tak Di Sini
Aneidda
Flash
Coklat yang Meleleh
Aneidda