Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
0
Suka
19,594
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Hawa. Sebenarnya namanya indah, diambil dari (konon) nama perempuan pertama yang ada di bumi. Yang konon lahir dari tulang rusuk Adam. Laki-laki pertama yang ada di bumi. Tapi Hawa menyesali namanya. Hawa bahkan menyesali dia dilahirkan sebagai perempuan, apalagi dinamakan Hawa. Dia merasa lemah sekali punya vagina, ditambah namanya yang buat dia semakin lemah. 

Hawa membenci perempuan, makhluk yang sudah ditakdirkan lemah tak berdaya. Itu tandanya dia benci dirinya sendiri, sebagai seorang perempuan, apalagi dia bernama Hawa. ‘Sialan!’ pikirnya. ‘Jika aku bisa memilih, aku ingin dilahirkan sebagai laki-laki. Tapi sebagai laki-laki pun aku akan tetap membenci perempuan.’

Pikiran-pikiran Hawa tidak ti...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
KAKTUS
Lail Arrubiya
Flash
Gelap
Fajar R
Cerpen
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
Aneidda
Novel
Bronze
My Stupidity
Fielsya
Novel
Gold
Si Gigi Hitam
Mizan Publishing
Novel
Segaris Waktu dan Mimpi Tengah Hari
Handi Namire
Cerpen
Bronze
Perempuan Berkacamata
Baiq Desi Rindrawati
Novel
CRIMINAL MIND WORLD OF INVESTIGATORS
Author Ghost
Novel
Bronze
MYTHOMANIA
Silvy Khofifah Fauziyah
Skrip Film
Before I Cross The River
Rahmat Gunawan
Flash
Bangku Ujian
Sena N. A.
Komik
Wendy
deevn
Skrip Film
Pemimpi, Janda, dan Laki-Laki Paruh Baya
Webi Okto Satria
Flash
Tuhan, Jadikan Hariku Senin Selalu
Jasma Ryadi
Novel
Bronze
Langkah Parau
Khairunnisa
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
Aneidda
Skrip Film
Jalan ke Awal
Aneidda
Flash
Ledakan
Aneidda
Flash
Aku Menulis Tentang Kau
Aneidda
Cerpen
Jatuh
Aneidda
Novel
Bronze
Sepasang Mata Bola (Bukan Lagu Walo Banyak Nyanyinya)
Aneidda
Flash
Mengapa Aku Sering Tak Di Sini
Aneidda
Flash
Sedihnya Bahagia
Aneidda
Flash
Retori Ironi Cinta
Aneidda
Cerpen
Bronze
Malam-Malam Wadam
Aneidda
Flash
Cafe
Aneidda
Flash
Kerinduan
Aneidda
Flash
Awan
Aneidda
Flash
Asap Rokok, Kopi dan Pisang Goreng
Aneidda
Skrip Film
Malam Mencari Pagi
Aneidda