Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
0
Suka
24,859
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Hawa. Sebenarnya namanya indah, diambil dari (konon) nama perempuan pertama yang ada di bumi. Yang konon lahir dari tulang rusuk Adam. Laki-laki pertama yang ada di bumi. Tapi Hawa menyesali namanya. Hawa bahkan menyesali dia dilahirkan sebagai perempuan, apalagi dinamakan Hawa. Dia merasa lemah sekali punya vagina, ditambah namanya yang buat dia semakin lemah. 

Hawa membenci perempuan, makhluk yang sudah ditakdirkan lemah tak berdaya. Itu tandanya dia benci dirinya sendiri, sebagai seorang perempuan, apalagi dia bernama Hawa. ‘Sialan!’ pikirnya. ‘Jika aku bisa memilih, aku ingin dilahirkan sebagai laki-laki. Tapi sebagai laki-laki pun aku akan tetap membenci perempuan.’

Pikiran-pikiran Hawa tidak ti...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Matahari Dari Tabanan
travelgirl
Cerpen
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
Aneidda
Novel
Kesempatan Kedua
Rafael Yanuar
Novel
Bronze
Mirielle - The Drama Queen
Meriam Ester Lita Dumais
Novel
Bronze
Spill the Tea?
Ralali Sinaw
Novel
Bronze
CETHIK
Wulan Kashi Dhamar
Novel
Dua Nama di Kontrak yang Sama
JNR1101
Skrip Film
Roti Lapis: The Story of Mbak-Mbak SCBD
layarkata
Flash
Bronze
KOMPAS
Riswandi
Flash
Bronze
Cara Sastra Berperkara
Silvarani
Flash
Bronze
Blok M, Bakal Lokasi Mejeng
Silvarani
Cerpen
Bronze
Seorang Novelis Telah Mati
Sulistiyo Suparno
Novel
Bronze
DAUN JATI BERBISIK
DENI WIJAYA
Novel
Rumah yang Tak Disinggahi Matahari
Ambhita Dhyaningrum
Novel
Lelaki 'Grup' Parent
Zihfa Anzani Saras Isnenda
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
Aneidda
Flash
Kerinduan
Aneidda
Cerpen
Bronze
Membunuh Benci
Aneidda
Flash
Cafe
Aneidda
Cerpen
Bronze
Malam-Malam Wadam
Aneidda
Novel
Bronze
Sepasang Mata Bola (Bukan Lagu Walo Banyak Nyanyinya)
Aneidda
Flash
Sedihnya Bahagia
Aneidda
Skrip Film
Jalan ke Awal
Aneidda
Cerpen
Bronze
Pelangi Satu Menit
Aneidda
Flash
Coklat yang Meleleh
Aneidda
Cerpen
Bronze
Perjanjian Bersama Sehari Malam
Aneidda
Flash
Asap Rokok, Kopi dan Pisang Goreng
Aneidda
Flash
Retori Ironi Cinta
Aneidda
Flash
Mengapa Aku Sering Tak Di Sini
Aneidda
Flash
Kalah Sebagai Manusia
Aneidda