Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
0
Suka
18,945
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Hawa. Sebenarnya namanya indah, diambil dari (konon) nama perempuan pertama yang ada di bumi. Yang konon lahir dari tulang rusuk Adam. Laki-laki pertama yang ada di bumi. Tapi Hawa menyesali namanya. Hawa bahkan menyesali dia dilahirkan sebagai perempuan, apalagi dinamakan Hawa. Dia merasa lemah sekali punya vagina, ditambah namanya yang buat dia semakin lemah. 

Hawa membenci perempuan, makhluk yang sudah ditakdirkan lemah tak berdaya. Itu tandanya dia benci dirinya sendiri, sebagai seorang perempuan, apalagi dia bernama Hawa. ‘Sialan!’ pikirnya. ‘Jika aku bisa memilih, aku ingin dilahirkan sebagai laki-laki. Tapi sebagai laki-laki pun aku akan tetap membenci perempuan.’

Pikiran-pikiran Hawa tidak ti...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
TIARA
Iera Suhada
Novel
Bronze
KUCOBA MELAWAN TAKDIR
Senja
Novel
Bronze
Kembar dari Hongkong
Rahma Nanda Sri Wahyuni
Novel
Bronze
TAKDIR
PlayList21
Cerpen
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
Aneidda
Cerpen
Cinta Kenapa Salah ???
Adelani Puput Ayuningtyas
Novel
Bronze
INDURASMI
Eka Rahmawati
Novel
Afterimage
Penulis N
Skrip Film
HONORER
Eko Triono
Cerpen
He's Not My Boyfriend!
Angeline Kartika
Cerpen
Semuanya Telah Pergi
Amanda Chrysilla
Novel
FARA
zara zetira
Skrip Film
Cerita Tentang Rasa
Embun RA
Flash
Bronze
Nama Istimewa
Sulistiyo Suparno
Skrip Film
Setulus Cinta
Muhammad Riza Afthoni
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
Aneidda
Flash
Cafe
Aneidda
Novel
Bronze
Sepasang Mata Bola (Bukan Lagu Walo Banyak Nyanyinya)
Aneidda
Cerpen
Bronze
Membunuh Benci
Aneidda
Skrip Film
Jalan ke Awal
Aneidda
Flash
Sedihnya Bahagia
Aneidda
Cerpen
Bronze
Saya Adalah
Aneidda
Cerpen
Jakarta, Baru-Baru Ini
Aneidda
Flash
Retori Ironi Cinta
Aneidda
Cerpen
Titik dan Koma
Aneidda
Cerpen
Bronze
Pelangi Satu Menit
Aneidda
Cerpen
Bronze
Perjanjian Bersama Sehari Malam
Aneidda
Cerpen
Jatuh
Aneidda
Flash
Coklat yang Meleleh
Aneidda
Flash
Asap Rokok, Kopi dan Pisang Goreng
Aneidda