Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Ridwan Mantulangi, seorang petani yang juga pakar Silat Langga bergabung dalam barisan pejuang pembebasan Gorontalo Tanggal 23 Januari 1942. Paska hari itu, kehidupan berangsur damai sampai akhirnya kedatangan Angkatan Laut ke-3 Jepang memasuki Gorontalo dan menciptakan ketegangan baru dengan sistemnya yang memaksa penduduk untuk tunduk tanpa syarat.
Premis
Kisah ini sepenuhnya fiksi, meski ada beberapa tokoh sejarah yang ditampilkan, sebagian besarnya adalah cameo.
Pengenalan Tokoh
Aksi pembakaran Gudang Kopra oleh Pemerintah Kolonial belanda tanggal 22 Januari 1942 memicu aksi patriotik yang digagas Nani Wartabone dan Komite XII pada Tanggal 23 Januari 1942. Gorontalo meredeka tiga tahun lebih dulu dari Jakarta, namun kemerdekaan itu perlahan dilucuti ketika Jepang memasuki Gorontalo pada Tanggal 5 Maret 1942