Merinding aku bacanya. Mati lampu aja udah serem, ini masuk ke dimensi gelap, disiksa dan tak pernah mati. Aku sempet mikir, kalau ini terjadi sama aku, aku mau bagaimana. Agak kesel juga sih, kenapa gak ada hepi-hepinya. Kasian tokohnya disiksa terus. Penulis sepertinya sengaja nyiptainya hanya untuk menderita. Aku gak nyaman sebenarnya, tapi penasaran bagaimana akhir kisahnya