Cuplikan Chapter ini
Delapan pesan terkirim malam ituDelapan ponsel bergetar di delapan sudut kotaDelapan orang membaca kalimat yang samaKamu tidak sendirian TungguTidak ada yang tahu siapa pengirimnya Tidak ada yang tahu apa maksudnya Tapi satu hal yang pasti mereka tidak dipilih secara acakYang Punya AlasanGalih tidak punya rumah lagi Hanya bengkel sempit dan tumpukan komponen bekas Judol mengambil ayahnya ibunya dan masa lalunya Dia tidak punya apa-apa lagi selain tangannya yang bisa memperbaiki